Tuesday, July 16, 2013

Khutbah Rasulullah menjelang Ramadhan.

Syukurilah nikmat kemerdekaan ini  kerana ianya salah satu nikmat yang Allah berikan,  dan hayatilah makna  kemerdekaan  yang sebenarnya.  Rasulullah  SAW bersabda  yang bermaksud,  “Merdeka  adalah membebaskan diri daripada belenggu nafsu, kamu belum merdeka  selagi nafsumu tidak tunduk kepada agama yang aku bawa. Allah Berfirman : Sesungguhnya nafsu itu boleh mengeret seseorang untuk melakukan keburukan.  Merdeka  adaalah bebas dari penghambaan kepada nafsu.

Bulan yang mulia bulan yang penuh keberkatan iaitu bulan  suci Ramadhan , bulan yang menjanjikan  keampunan  dan pelepasan dari dosa kita, .


Di bulan Ramadhan ini kita di wajibkan berpuasa, puasa  sebagai  arena dan sarana  melatih  diri  menjadi insan taqwa.  Sebagaimana Firman Allah dalam surat Al-Baqarah 183.


   
 
Wahai orang-orang yang beriman! Kamu diwajibkan berpuasa sebagaimana diwajibkan puasa  itu, 
ke atas orang-orang yang dahulu daripada kamu, supaya kamu bertaqwa.

Bulan Ramadhan  adalah bulan yang dinanti-nantikan kehadirannya oleh ummat Islam, kerana di bulan itu  banyak peluang dan kesempatan  yang baik untuk meningkatkan  keimanan  dan  amal ibadah. Bulan Ramadhan dikenal sebagai bulan barakah  yang penuh keberkatan, bulan maghfiran  bulan keampunan, sebagai bulan ibadah kerana di dalamnya  berbagai ibadah serentak dilakukan, iaitu ibadah solat , zakat dan puasa  dan pahalanya  pula di lipat gandakan.


Rasulullah saw. Apabila menjelang kedatangan ramadhan  beliau  berkhutbah memberi motovasi  kepada para sahabat dan ummat Islam untuk  menyambut  kedatangan Ramadhan ini dengan persiapan yang rapi, dan mengisinya dengan amal ibadah  dengan penuh kesungguhan dan harapan.  Sebagaimana   dalam sebahagian  Khutbah Rasulullah Menjelang Ramadhan

Wahai manusia! Sungguh telah datang pada kamu sekalian bulan Allah dengan membawa berkah, rahmat dan maghfirah (keampunan). Bulan yang paling mulia di sisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. saat demi saatnya adalah saat-saat paling utama. Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan-Nya. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu adalah ibadah, amal-amalmu diterima, dan doa-doamu dimakbulkan. 

Bermohonlah kepada Allah Rabbu,  dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan puasa dan membaca kitab-Nya. Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu, kelaparan dan kehausan di hari Kiamat. Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin. 
Muliakanlah orang-orang tuamu, sayangilah yang muda, eratkanlah tali persudaraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya, dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarnya. 

Kasihanilah anak-anak yatim, niscaya kamu akan dikasihi manusia. Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu solatmu karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih; 


Dia menjawab kepada hanba Nya ketika mereka menyeru-Nya, Dia menyambut hamba Nya,  ketika mereka memanggil-Nya, dan Dia mengabulkan  permintaan hamba Nya, ketika mereka berdoa kepada-Nya. 

Wahai manusia! 
Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar. Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa)-mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu. Iaitu memperbanyakan solat sunat ( diantaranya solat sunat Tarawih).

Ketahuilah! Allah ta'ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengazab orang-orang yang shalat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan Rabbul 'Alamin. ( iaitu di hari kiamat  nanti).

Wahai manusia! 
Barangsiapa di antaramu memberi makanan untuk berbuka puasa kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ramadhan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang hamba sahaya, dan ia diberi ampunan atas dosa-dosanya yang lalu. 

(Sahabat- sahabat bertanya, " Ya Rasulullah! Tidaklah kami semua mampu berbuat demikian." Rasulullah Menjawab Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya bersedekah dengan sebiji kurma. Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya   bersedekah  dengan  seteguk air. 

Wahai manusia! 
Barang siapa yang mempercantikkan akhlaknya di bulan ini ia akan berhasil melewati jambatan sirathal mustaqin,  yang  pada hari ketika itu, banyak  kaki-kaki tergelincir. 
Barangsiapa yang meringankan pekerjaan   pegawai atau pembantunya  atau  hambanya di bulan ini, Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari Kiamat. 

Barangsiapa menahan keburukkannya di bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa memuliakan anak yatim di bulan  ini, Allah akan memuliakannya pada hari ia berjumpa dengan-nya. 

Barangsiapa menyambungkan tali persudaraan (silaturahmi) di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. 
Barangsiapa melakukan shalat sunat di bulan ini ( seperti solat sunat tarawikh) , Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka. 
  
Barangsiapa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya  pada hari ketika timbangan meringan. Barangsiapa pada bulan ini membaca satu ayat Al-Qur’an, ganjarannya sama seperti mengkhatam Al-Qur'an pada bulan-bulan yang lain. 

Wahai manusia! 
Sesungguhnya pintu-pintu syurga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak akan pernah menutupkannya bagimu. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu. Syaitan-syaitan terbelenggu, maka mintalah agar ia tak lagi pernah menguasaimu.   Ali bin Abi Thalib r.a. berdiri dan berkata,"Ya Rasulullah! Apa amal yang paling utama  di bulan ramadhan ini? " Jawab Baginda, “Ya abal Hasan! Amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah."

Begitulah  sebahagian isi khutbah  Rasulullah menjelang kedatangannya bulan suci ramadhan,  penuh dengan pengajaran, sarat dengan nasihat, mengobarkan semangat  beramal ibadah serta motifasi  supaya umatnya menggunakan  peluang dan kesempatan yang ada di bulan Ramadhan,  mari kita  rebut peluang dan kesempatan yang baik  ini,  semoga kita di beri kekuatan Iman kesehatan badan untuk  melakukannya.  Amin.

Muqaddimah….

Mari kita perhatikan  Sabda Rasulullah  SAW.

"Kalaulah umatku tahu akan kebaikan , peluang dan kesempatan di bulan Ramadhan , niscaya ummatku akan  menginginkan ramadhan itu satu tahun . kerana kebaikannya di lipat gandakan, dosa diampunkan, doa di kabulkan,  dan syurga merindukan orang yang sedang berpuasa."


Syurga merindukan  kepada 4 golongan manusia,  iaitu yang membaca Al- Quran, yang memberi makan kepada yang berpuasa, yang menjaga lisan dan yang berpuasa di bulan ramadhan,


No comments:

Post a Comment